Month: September 2015

Tentang Ketidakmenarikan

/1/

aku bisa mengumpulkan
merangkai dan menjelma
aksara yang berjajar di depanku,
menjadi rangkaian kalimat,
tentang ketidakmenarikanmu

/2/

bila aksaraku bertutur,
tentang ketidakmenarikanmu
jatuhkah aku pada lubang?
(lubang yang sama yang menjadikan
dirimu tidak menarik lagi)

/3/

atau aku harus lompat saja?
(pada lubang itu)
sehingga aksaraku tidak mesti bertutur
tentang ketidakmenarikanmu

/4/

toh pada akhirnya aku melompat,
(di dalam lubang itu) kita sepakat
untuk merayakan
ketidakmenarikan kita

Yogyakarta, 24 September 2015

Nara, Bukan Aku yang Mencuri Purnama

Nara, ku kira sudah sepuluh tahun
sejak purnama enggan menggantung di luar jendela kita
kau memilih bersembunyi dalam gelap
namun aku tidak berusaha mencarimu
sebab aku yakin
kau tentu akan muncul kembali
(entah kapan)

Nara, kau mungkin sudah melupakanku
tapi aku tak apa
perkara kau telah mengawini malam
tak soal buatku

Nara, yang kutunggu adalah jawabanmu
terhadap pertanyaanku selama ini
‘Apa yang kau cari Nara?’

Dan Nara, bila kau bertanya padaku
kan ku jawab
‘Bukan aku yang mencuri purnama!’

Yogyakarta, 21 September 2015